corat-coret mahasiswa tingkat akhir : potongan kisahku


Tinggal menghitung hari saja, dan saya akan resmi menjadi mahasiswa tingkat akhir. Tak tahu harus berkata apa. Mungkin kalian  sudah sering mendengarnya, bahwa waktu itu terkadang berjalan begitu cepatnya. Pun saat ini, tak terasa sudah tiga tahun aku lewati sebagai mahasiswa. Tapi bila dibilang waktu tiga tahun itu cepat, aku juga kurang setuju. Terlalu banyak hal-hal yang aku lewatkan dalam tiga tahun itu. arti sebuah perjuangan panjang, keresahan luar bisa, mencoba mengenal mereka, menjatuhkan diri untuk lebih dikenali, dan terakhir membentuk karakter diri. Aku bukanlah orang yang selalu mengabadikan setiap langkahku dalam foto ataupun tulisan. Tapi saat ini aku hanya akan mencoba memuat perjalanan panjang ini menjadi singkat dalam rangkaian kata.

Tak ada yang special, aku bahkan pernah menulisan keresahan hatiku di semester-semester awal kuliah, karena aku merasa ini bukanlah seperti  jalanku. Aku merasa terdampar disini. Yah, ini bukanlah passion ku. Tapi aku masih berusaha menjalaninya. Tetap saja bayangan dimana impianku ingin berada seolah terus menggodaku.

Saat saat sulit itu pasti ada. Kalau kalian pernah merasa hari berjalan begitu lambatnya, berarti kau tengah menghadapinya. Aku tak akan dan tak ingin mengeluh dititk itu. ini adalah pilihanku..
Sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. aku percaya dan aku pernah mengalaminya. Terkadang kita tak pernah menyadari betapa kita begitu dekatnya dengan kebahagian, saat kita sudah hampir menyerah. Itulah aku di masa awal-awal kuliah. Aku terus berpikir bagaimana membuat jiwaku nyaman pada titik itu. seperti yang banyak dilakukan orang-orang. Aku mencoba menyibukkan diri. Yaah, mencoba mengikuti berbagai macam kegiatan termasuk mulai terjuan dalam organisasi. BEM IK salah satu yang menjadi pilihanku. Tak lama aku disana, hanya 2 periode, tapi cukup menorehkan arti luar biasa dalam perjalanan singkat ini. disanalah aku memulai perjalanan panjang, mengenal arti berjuang, serta terjun langsung pada masyarakat. Aku bahagia, aku mulai merasa pilihan ini tidaklah salah.

Menjelang semester akhir ini, aku memutusakan untuk rehat dan pensiun dini dari kegiatan keorganisasian. Bisa dikatakan saat itu aku sedang galau, berbagai rasa campur aduk disana. Saat itulah hari-hariku terasa sepi. Aku sempat berpikir bahwa inilah yang dialami kebanyakan orang-orang yang telah masuk masa pensiun. “menulis” adalah salah satu pilihan ku dalam mengisi hari sepi itu. bagai memiliki teman bicara, aku merasa  menulis itu membuatku bisa mengungkapkan tentang  berbagai rasa yang aku alalami. Aku merangkaikan kata itu dalam berbagai bentuk cerita. Alhasil, disemester 6  aku telah menulis 3 cerpen, 1 cerbung, review dan berbagai keluh kesah lainnya. Bahagia rasanya berbagi rangkaian kata itu melalui blog tercintaku yecicatyo.blogspot.com ini dan akun wattpadku.

Kini aku masih akan menulis dan terus menulis.  Dan saat ini, aku baru tahu bahwa membagi ilmu itu begitu menyenangkan. Setidaknya itu yang aku rasakan saat aku mencoba memberkan sedikit ilmu ini kepada anak-anak di lingkungan tempat ku tinggal. 

Aku bahagia saat ini. bahagia karena Allah menuntunku sampai pada titik ini. menjelang  tingkat akhirku disini, aku berharap semoga semua berjalan sesuai  harapanku. Semuanya dimudahkan oleh Allah, skripsi dan profesiku berjalan lancar. Aku ingin, bila waktu itu telah tiba, aku akan berkata terimakasih ya Allah, engkau telah  berikan tempat yang baik padaku. Semoga ku bisa mengabdikan segenap ilmu,dan skill ipada masyarakat kapanpun dan dimanapun ku berada.
We proud to be Nurse.


EmoticonEmoticon