Showing posts with label Love In Aussie. Show all posts
Showing posts with label Love In Aussie. Show all posts
#5 LOVE IN AUSSIE~ menanti sebuah jawaban

#5 LOVE IN AUSSIE~ menanti sebuah jawaban



POV Zain
aku tak bisa luluhkan hatimu
dan aku tak bisa menyentuh cintamu
seiring jejak kakiku bergetar
aku tlah terpaut oleh cintamu
menelusup hariku dengan harapan
namun kau masih terdiam membisu

sepenuhnya aku ingin memelukmu
mendekap penuh harapan tuk mencintaimu
setulusnya aku akan terus menunggu
menanti sebuah jawaban tuk memilikimu

            (Padi, menanti sebuah jawaban)

“tapii keputusan tetap ada di tangan Mira..”

Kata kata dari Oom Erwin beberapa saat yang lalu itu, terus berputar ulang di otakku bak kaset kusut yang tak akan bisa berhenti.

Saat ini pasti Oom Erwin dan Tante Ratna telah menyampaikan perihal lamaranku pada Mira, dan itu berarti Mira juga tengah dibuat ‘Galau’ antara mimpinya ke Aussie dan keharusan menikah denganku. Itu sudah seperti ‘satu paket’ restu dari orang tua mira jika Mira memang ingin melanjutkkan pendidikannya ke Aussie.

#4 LOVE IN AUSSIE~Dilamar?

#4 LOVE IN AUSSIE~Dilamar?



POV QAMIRA
Jarum jam di dinding kamarku menunjukkan pukul 16.20 Wib. Seusai mendirikan sholat Ashar, aku masih berguling guling malas di atas ranjang sampai sayup sayup kudengar bunyi derit pintu dari lantai bawah sebagai pertanda Mama dan Papa atau salah satunya sudah pulang.

Sesuai tradisi di daerahku, jika ada salah satu kerabat atau tetangga mengadakan syukuran baik kecil maupun besar, kerabat dan sanak keluarga yang lain pasti tumpah ruah ke rumah si empunya hajatan untuk sekedar bantu bantu ataupun meramaikan suasana. Maka tak heran, sejak kabar kepulangan kak Zain tersebar, Tante Nisa segera mengundang para tetangga dan kerabat dekat pada acara syukuran kecil kecilannya, persis seperti 2 tahun yang lalu. Dan disanalah—di rumah tante Nisa, Mama dan Papa selama beberapa jam yang lalu terdampar dan lupa pulang walaupun hanya untuk sekedar menengok kabar putri kesayangannya ini.

#3 LOVE IN AUSSIE~Ujian Keseriusan dari Calon mertua

#3 LOVE IN AUSSIE~Ujian Keseriusan dari Calon mertua




POV ZAIN

“kakak, Bunda dan Ayah kakak manggil..” seru Doni, Adik sepupuku  tepat dari depan pintu kamar. Aku hanya mengangguk mengiyakan seruannya.

Aku yakin Mira yang saat ini tengah di hadapanku tak mendengar seruan Doni barusan. Dari jalan kompleks selebar 5 meter yang memisahkan rumahku dan rumahnya saat ini, ku lihat Mira sepertinya tengah membayangkan sesuatu. Dia memang ada di depanku, tapi tidak dengan pikirannya.

Memecah kesunyian diantara kami, aku berinisiatif menananyakan langsung apa yang sedang ia pikirkan.

“Qamira Nafisah kok melamun? “ tanyaku sengaja menyebutkan nama lengkapnya untuk  memecah keheningan

LOVE IN AUSSIE


Sinopsis


Sinopsis

Kita tak bisa menentang takdir. Sama seperti kita yang tak bisa menentang pemberi takdir itu. Dialah  yang menggerakkan hati untuk setiap kecenderungan pilihan yang kita ambil.

Qamira Nafisah :
Aku tak punya pilihan lain selain mengiyakan semua syarat yang Papa-Mama ajukan jika aku ingin kuliah di Aussie. Berkuliah di sana adalah mimpiku dari dulu. Tapi bagaimana kalau ternyata tetangga depan rumahku malah melamarku dan menawarkan dirinya untuk menjagaku disana?
 “Sayang, tak ada tempat teraman seorang wanita selain berada di sisi suaminya.  Kau akan terlindungi baik lahir maupun batin di negeri asing itu Mira..” Ucap Papa tegas.
Dan sekarang hanya ada dua pilihan untukku. Menerimanya dan meraih mimpiku atau  menolaknya dan melupakan mimpiku untuk selamanya.

Zain Alfatih :
Aku bisa menjaganya sekaligus menjaga diriku dari hal-hal yang tak diinginkan di negeri bebas ini. kepulanganku ke kampung halaman akhirnya membawaku untuk segera melamarnya dan berjanji akan menjaganya baik lahir maupun batin di negri asing itu.



ATTENTION: Versi Lengkap bisa juga dibaca di Wattpad~LOVE IN AUSSIE . jangan lupa follow juga akun saya @Sica_ye


START READING...


#1 LOVE IN AUSSIE~Prolog
#2 LOVE IN AUSSIE~Dewa Penyelamat
#3 LOVE IN AUSSIE~Ujian Keseriusan dari Calon mertua

#4 LOVE IN AUSSIE~Dilamar?
#5 LOVE IN AUSSIE~Menanti Sebuah Jawaban 

NB: SUDAH DITERBITKAN :) untuk pemesanan hubungi line yesica_sofyan


















#2 LOVE IN AUSSIE~Dewa Penyelamat

#2 LOVE IN AUSSIE~Dewa Penyelamat



POV Qamira

Uda hampir 2 hari aku ngambek. Gak mau keluar kamar kecuali buat ambil cemilan. Papa dan Mama sepertinya belum sadar atas aksi mogok bicara sejak  deklarasi keiginanku untuk kuliah di Aussie dua hari yang lalu.

“iiih, Papa dan Mama nyebelin. Masa aku gak diizinin kuliah di Aussie. Sekarang malah sibuk ke rumah Tante Nisa. Ada apa lagi di rumah Tante Nisa?, kok kayaknya rame banget..” tanyaku dalam hati

Rasa penasaran itu menuntunku untuk menyibakkan tirai jendel kamarku yang memang berada di lantai atas tepat berhadapan dengan rumah Tante Nisa.

  #1 LOVE IN AUSSIE~Prolog

#1 LOVE IN AUSSIE~Prolog



POV ZAIN
Aku malas pulang ke tanah air ya karena ini. apalagi kalau bukan karena kehebohan Bunda kalau tahu aku—anak bungsunya akan pulang. Maka sudah sejak dua bulan rencana kepulanganku ini sama sekali tidak diketahui oleh seluruh keluarga.

Walaupun menempuh perjalanan sekitar 8 jam dari Sidney-Jakarta, lalu Jakarta-Palembang aku tetap tak merasa lelah karena tahu bahwa Bunda gak bakal  sempet nyiapin perayaan yang macam macam seperti dua tahun yang lalu.

Jarum jam di tanganku tepat menunjukkan pukul 10.05 WIB.

“Assalamualaikum..” ucapku lembut, Tiba-tiba saja aku sudah berada depan pintu rumahku yang memang selalu terbuka seperti biasanya.